Home Daerah Merajut Mimpi di Kota Orang, FM Bukti Majalengka Gagal Merawat Talenta Digital

Merajut Mimpi di Kota Orang, FM Bukti Majalengka Gagal Merawat Talenta Digital

56
0
SHARE
Merajut Mimpi di Kota Orang, FM Bukti Majalengka Gagal Merawat Talenta Digital

KARTANEWS.my.id – Majalengka.
Di tanah kelahirannya sendiri, mimpi FM hanya menjadi wacana. Pemuda asal Majalengka berinisial FM, seorang praktisi ahli IT dan software developer, justru menemukan ruang hidup bagi mimpinya di kota lain. Sebuah ironi yang menampar kesadaran bersama: ketika daerah asal tak memberi tempat, kota lain datang meminang.

FM bukan tanpa kapasitas. Keahlian dan pengalamannya di bidang teknologi digital telah teruji. Namun di Majalengka, potensi tersebut seolah tak pernah benar-benar dilihat sebagai aset strategis. Minimnya keberpihakan kebijakan, ruang kolaborasi yang sempit, serta absennya ekosistem digital membuat langkah FM terhenti—bukan karena tak mampu, tetapi karena tak diberi kesempatan.

Berbeda saat berada di kota lain. Di sana, FM diakui, dipercaya, bahkan dilibatkan langsung dalam pembangunan dan pengembangan sistem digital pemerintahan. Dukungan pemerintah setempat menjadi pembeda utama: mimpi yang dulu mustahil di Majalengka, justru dapat diwujudkan di wilayah lain.

Fenomena ini bukan sekadar kisah satu orang pemuda. Ini adalah potret brain drain yang nyata. Majalengka perlahan kehilangan putra-putri terbaiknya, bukan karena mereka tak cinta daerahnya, melainkan karena daerah belum mampu mencintai dan merawat potensi mereka.

Hari ini, Majalengka resmi kehilangan seorang praktisi ahli IT. Besok, bisa jadi lebih banyak lagi FM-FM lainnya yang pergi. Jika tak ada perubahan cara pandang dan keberanian dalam kebijakan, Majalengka akan terus menjadi penonton—sementara daerah lain melaju dengan talenta yang seharusnya tumbuh di sini.

#Sumber : FM95